Politik VS Kaum Muda

Apakah Pantas Anak Muda Berpolitik?

Pertanyaan ini sering timbul dikalangan anak muda, dalam pergaulan hidup mereka sehari-hari.
Memang, anak muda yang belum berpengalaman dalam dunia politik lebih sering dipakai sebagai pion apabila ia masuk kedalam dunia politik melalui sebuah partai. Yang sering dianggap remeh oleh dunia kaum tua. Karena kebanyakan partai politik telah diisi dan dipenuhi dengan wajah-wajah lama, wajah-wajah yang dulu berasal dari partai ini dan sekarang pintah ke partai itu.
Lalu bagaimana dengan anak muda? Bagaimana dengan kita yang punya kreatifitas dan punya semangat untuk memajukan daerah kita, bahkan bangsa kita? Terlalu banyak pertanyaan yang timbul bagi kaum muda yang berhasrat membangun negeri, yang memiliki kreatifitas untuk membangun daerah tempat tinggalnya menjadi lebih maju. Tapi tentu saja kita sebagai anak muda membutuhkan satu kendaraan politik, satu partai politik yang bersedia menghargai pendapat, kreatifitas, suara, dan ide anak muda. Anak muda yang peduli dan muak terhadap para pejabat, para wakil rakyat, yang hanya menghabiskan uang Negara tanpa melakukan apa-apa, tanpa ada kemajuan, tanpa kreatifitas.

Namun, apa daya, kita kaum muda hanya bisa mengumpat, mengutuk, dan berteriak ditengah jalan. Kita hanya bisa berdemonstrasi, yang pada akhirnya suara kita tidak dihiraukan, karena telinga mereka sudah disumbat dengan uang Negara hasil pembayaran pajak dari rakyat kecil. Mereka menjadi tuli saat ada rakyat berteriak dan buta saat ada rakyat yang kelaparan. Rakyat yang menyambut mereka dengan karangan bunga dileher mereka waktu kampanye.
Saudara-saudari kaum muda yang memiliki kreatifitas dan hati yang murni untuk membangun daerah dan Negara kita, masa depan Negara kita ada ditangan anda, anda yang yang selalu berteriak anti korupsi, yang selalu berseru membela KPK. Sudah saatnya anda maju, mengepalkan tangan dan membangun negeri, bukan hanya lewat slogan, tapi dengan kerja nyata. Saatnya anda maju ke dunia yang sekarang dikuasai oleh orang-orang tua yang korup, dunia yang kita kenal dengan dunia politik. Saatnya anda masuk dan merubah semua topeng tua yang selama ini menutup wajah wakil rakyat. Saatnya anda mencari kendaraan politik yang berisikan anak muda yang kreatif, kendaraan yang isinya bukan para kakek tua yang selalu menipu rakyat kecil, dan kendaraan tersebut adalah Partai Solidaritas Indonesia. Partai yang didirikan oleh anak muda, untuk anak muda, tanpa memandang apakah latar belakang mereka. Partai yang didirikan dengan system kekeluargaan, yang menyambut inspirasi anak muda. Partai yang sedang mencari ksatria politik yang jujur dan berani…
Apakah anda orangnya?!
Bila anda merasa bahwa anda adalah anak muda yang cocok dengan Partai Solidaritas Indonesia, silahkan kunjungi website resmi Partai Solidaritas Indonesia guna mempelajari lebih dalam tentang partai ini. Karena saya sendiri bukan pengurus partai PSI, saya hanya merasa kagum terhadap partai ini, partai yang mendengar suara kaum muda. Karena pengalaman saya di dua partai sebelumnya, saya hanya dihargai, dihubungi saat ada kampanye dan saat ketua umumnya akan datang mengunjungi daerah saya. Selain itu, tidak ada lagi, tidak ada yang mendengar ide saya, tidak ada yang memandang saya, karena saya tidak mengenakan jas mewah dan bukan orang kaya. 

Akhir kata, saya mengundang kaum muda untuk mempelajari Partai Solidaritas Indonesia, partainya anak muda. Apabila ada kesalahan dan kosa kata yang kurang bagus, saya mohon maaf, saya bukan wakil rakyat yang pintar bersilat lidah dan bermain kata. Saya hanya remah-remah biscuit didasar kaleng khong guan yang tak berarti, karena banyak biscuit besar diatasnya

Komentar